Garut, 5 Maret 2025 – Komisi 4 DPRD Kabupaten Garut melakukan kunjungan kerja mendadak ke Puskesmas Malangbong, Rabu (5/3), untuk meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan yang dinilai kurang optimal akibat lokasi yang kurang strategis.
Dipimpin Ketua Komisi 4 Asep Rahmat, S.Pd., bersama tujuh anggota lainnya, rombongan diterima oleh Kepala Bagian Tata Usaha Puskesmas. Kepala Puskesmas Malangbong sendiri sedang menghadiri agenda di Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.
Puskesmas Malangbong saat ini berada di belakang Pasar Malangbong. Selain terbatasnya ruang pelayanan, aktivitas pasar yang padat sering menghambat akses masyarakat ke fasilitas kesehatan tersebut.
“Jalan menuju puskesmas sering terhambat aktivitas pasar. Kondisi ini jelas mengganggu kenyamanan pasien,” kata E. Kustini dari Fraksi PKS.
Ketua Komisi 4 DPRD Garut menilai relokasi menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas layanan. “Dengan jumlah peserta BPJS mencapai 56 ribu jiwa dan membawahi 11 desa binaan, puskesmas ini sudah waktunya pindah ke tempat yang lebih representatif,” ujar Asep Rahmat.
Usai meninjau kondisi puskesmas, rombongan DPRD langsung mengecek lahan yang direncanakan sebagai lokasi relokasi di Jalan Raya Wado-Malangbong, Desa Cisitu. Lahan seluas 1.700 meter persegi ini akan dibangun puskesmas baru dengan anggaran sekitar Rp4 miliar, belum termasuk biaya pembebasan tanah.
“Kami dorong proses relokasi ini dipercepat. Jangan sampai pelayanan kesehatan terhambat karena faktor lokasi yang tidak memadai,” tegas Asep Rahmat.
Relokasi ini diharapkan mampu memberikan akses lebih mudah, ruang pelayanan yang lebih luas, serta fasilitas kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat Malangbong dan sekitarnya.